Global

4 Fakta Menarik Cincin Einstein yang Bantu Temukan Materi Gelap

thedesignweb.co.id, Jakarta – The Ring of Einstein adalah salah satu acara universal yang paling indah dan menunjukkan keindahan fisika. Acara ini, disebut sesuai dengan nama ilmuwan terkenal Albert Einstein.

Peristiwa ini merupakan contoh dari dampak cahaya yang disebabkan oleh gravitasi objek besar. Dengan kata lain, cincin ini akan terjadi ketika cahaya dari bintang yang jauh dari hal -hal dengan gravitasi yang kuat, seperti galaksi atau lubang hitam, yang ada di bintang -bintang dunia.

Pengamat melihat adalah cahaya yang membuat lingkaran atau cincin yang mengelilingi masalah ini. Luncurkan Halaman Langsung Sains pada hari Selasa (02/25/2025), fakta menarik berikut tentang cincin Einstein.

1. Apa itu Einstein Ring

Einstein Ring adalah peristiwa unik dan aneh di ruang angkasa. Cahaya dari galaksi yang jauh dari gravitasi galaksi lain di depannya, sehingga menghasilkan lingkaran cahaya yang sempurna.

Ini terjadi karena efek “lensa gravitasi”, yang Albert Einstein menaburkan teori kenikmatannya. Cincin Einstein terbentuk jika tiga benda surgawi, yang merupakan galaksi di belakang, galaksi sebelumnya, dan teleskop mengamati, berada di garis lurus yang benar.

Beban galaksi depan membungkuk dari galaksi yang jauh, jadi kami melihatnya seperti cincin. Acara ini jarang terjadi, meskipun 1 persen dari galaksi alam semesta dengan cincin Einstein.

Baru -baru ini, Euclid yang lucu telah berhasil mengambil citra cincin Einstein di sekitar galaksi NGC 6505, yang berjarak sekitar 590 juta tahun dari tanah. Ini adalah salah satu cincin Einstein terdekat yang ditemukan.

2. Jarang dan sulit ditemukan

Einstein sangat jarang dan sulit untuk menemukannya aneh dan sulit ditemukan. Untuk membentuk cincin yang sempurna, galaksi belakang dan ke depan harus berada di posisi identik yang tepat untuk melihat dari tanah.

Kalau tidak, satu -satunya lengkungan atau distorsi cahaya, bukanlah cincin utuh yang lengkap. Menariknya, Galaxy A Sumber Cincin Cahaya adalah 4,42 miliar tahun cahaya dari tanah.

Itu berarti cahaya yang kita lihat hari ini mulai beralih dari galaksi karena alam semesta masih sangat muda. Ini menunjukkan berapa lama cahaya berjalan sebelum mata kita tiba.

 

3. Bahan Gelap

Para ilmuwan sangat tertarik dengan cincin aneh Einstein karena membantu menarik misteri materi gelap. Bahan gelap diterima di zat yang tidak terlihat yang membentuk sebagian besar alam semesta.

Cincin Einstein seperti lensa raksasa yang ditargetkan, sehingga memungkinkan para ilmuwan untuk ‘menimbang’ jumlah bahan gelap di galaksi di depan cincin. Misalnya, pada galaksi NGC 6505, ditunjukkan oleh penelitian sekitar 11 persen dari pusat massa galaksi yang terdiri dari bahan gelap, lebih dari perkiraan sebelumnya.

Penemuan ini sangat penting, karena menurut ilmuwan Euclid dari ESA, cincin ini dapat membantu kita memahami cara menyebarkan materi hitam di alam semesta. Dengan informasi ini, cincin Einstein membuka peluang untuk penelitian lebih lanjut.

Ini tentu membantu kita untuk membuka sifat materi gelap dan perannya dalam membentuk galaksi.

4. Asal penemuan baru

Selain bahan gelap, cincin Einstein juga membantu para ilmuwan mempelajari alam semesta. Dikutip dari halaman ESA pada hari Selasa (02/25/2025), acara ini dapat digunakan untuk mengukur apa yang kuat di alam semesta.

Ini terkait dengan energi hitam (energi gelap), kekuatan misterius juga membantu mendorong perluasan alam semesta. Euclid, sebuah teleskop menemukan cincin ini di Einstein, yang dirancang khusus untuk memetakan alam semesta 3D dan belajar di Dark Energy.

Euclid mengamati miliaran galaksi dan diharapkan menemukan ribuan lensa gravitasi, termasuk cincin Einstein, dalam misi enam yang diinginkan. Dengan data ini, para ilmuwan mengharapkan pertanyaan besar tentang alam semesta, termasuk sifat energi gelap dan bagaimana hal itu memengaruhi nasib kosmos.

(Tifani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *