THE DESIGN WEB

Seputar berita tentang liputan nusantara

Global

Keamanan Eropa dan Perdagangan dengan Indonesia Jadi Prioritas Keketuaan Polandia di Uni Eropa

LIPUTAN6.

Ini menjadi sangat penting dengan keintiman geografis Polandia dengan Ukraina, dalam periode penting dalam konflik dengan Rusia.

“Moto Presiden kami adalah keamanan Eropa,” Maciej Tumulec, sebuah pernyataan dengan banyak media pada hari Jumat (17 Januari 2025) dalam sebuah pernyataan dengan banyak media (17/17/2025).

Dia menekankan pentingnya keuangan dan militer Ukraina untuk memastikan stabilitas di wilayah tersebut.

Jika Ukraina tidak melindungi dirinya sendiri, ancaman berikutnya dapat menyebabkan Polandia, yang memiliki sejarah panjang dengan negara tetangga.

Polandia telah sangat mendukung Ukraina, termasuk menerima jutaan pengungsi yang telah melarikan diri dari konflik. Di ibukota Warsawa, keberadaan komunitas Ukraina terasa penting, mencerminkan solidaritas Polandia di negara -negara tetangga, yang menghadapi tekanan besar karena perang.

Selain berfokus pada keamanan, Polandia juga ingin memperkuat hubungan ekonomi dengan mitra strategis, termasuk Indonesia. Salah satu masalah utama adalah perdebatan mengenai penundaan peraturan Uni Eropa tentang penyusutan hutan (EURDR), yang mempengaruhi ekspor minyak kelapa sawit Indonesia ke Eropa.

Polandia menyambut keterlambatan menerapkan peraturan ini sebagai salah satu importir utama kelapa sawit di Uni Eropa. Ini memberikan lebih banyak waktu bagi Indonesia untuk beradaptasi dengan kebijakan baru.

“Kami selalu menekankan pentingnya berpartisipasi dalam industri minyak sawit, karena barang -barang ini sering digunakan dalam kimia, kosmetik dan makanan di Polandia,” kata Tumulec. 

Selain itu, negosiasi tentang Perjanjian Eropa-Eropa-Eropa Indonesia tentang Kemitraan Ekonomi Komprehensif (EGU-VacUum) adalah prioritas penting dalam kepemimpinan Polandia. Karena Uni Eropa adalah investor terbesar di Indonesia, Polandia berharap negosiasi dapat diselesaikan sebelum Juni 2025.

“Frekuensi pertemuan antara negosiator Brussels dan Jakarta tahun lalu menunjukkan kemajuan yang signifikan. Kami optimis bahwa perjanjian ini dapat ditandatangani dalam waktu dekat,” katanya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *