Dinas Pertanian DIY: Wabah PMK Sudah Mematikan 30 Ekor Sapi
Latpacan6.com, yogiakarta – Departemen Kantor Khusus (DKPP) Petani harus membuat vaksin PMK untuk RP. 27 ribu. Kepala Dii Siama, mengatakan jumlah terbesar adalah PMK di daerah Gunungvidul. Sebanyak 672 disajikan untuk 30 orang tewas dan 27 telah menurun. “Lalu ada 103 orang yang sakit di Sleman, 8 tahun, dia meninggal dan dipaksa untuk berpotongan, katanya pada hari Selasa.
Meskipun penyebaran hampir seribu poin, tetapi partai -partai tidak akan mengumumkan pengembangan keadaan darurat. Berbeda dengan peristiwa yang mirip dengan tahun 2022. Tahun, keputusan harus digunakan untuk keadaan darurat, suntikan besar pertanian.
DKPP DII memberikan reaksi terhadap 375 sapi di Birowkkidula, 278 sapi di Babungkidul, 328 sapi di Kulonprogo dan Upppt pada maksimum 108 sapi di hingga 108 sapi di atas ke atas. “Kami sedang berupaya menambahkan reaksi dari tim perawatan kesehatan setempat. Kami sedang berbicara dengan desain PMK (kelompok kerja),” Soib.
Siam mengatakan akan berubah dari PMK keluar dari sisi lain ternak di luar daerah. Peduli untuk hewan ketat dan jika sapi ditemukan, pasar ditutup 14 hari. Dengan melihat acara terakhir, Secrisary of Commission B Bantul DPR Code Pati diminta untuk menerima perawatan segera. “KLB harus ditentukan segera tidak menyebabkan orang -orang yang terluka.
Kepala DKP Bantul, Jouko memproduksi bahwa sapi -sapi itu terkena PMK yang tersebar dari kota Kreta, Bambangnipuro dan Pundong. Ini akan menentukan situasi pertama KLB untuk melihat dua acara terakhir selama dua hari ke depan. “Kami mencari keselamatan karena harganya tumbuh karena ternaknya mati karena tidak ada pengetahuan apakah dia didakwa atau tidak,” jelasnya.
Guru hewan (FAE) UGM diterapkan pada kelompok kerja kontrol PMK atas Hunungkidul. Dean Fapet akan Guntono bahwa kerja tim adalah untuk memastikan bahwa perlindungan dan penahanan PMK dan lebih cepat.