Berita

Indonesia Audit Watch Dukung Audit PPK GBK dan PPK Kemayoran Agar Pendapatan Negara Maksimal

Bendera,

IAW juga menekankan bahwa Pemerintah oleh Negeri Neg tidak hanya diarahkan ke Negara, tetapi bahwa masyarakat telah menikmati, sehingga hasil atau manfaat dari mengelola dana ini.

“Properti dua negara -domain -domain ini dikendalikan secara alami dan harus secara rutin. Tidak hanya pembentukan pendirian pendirian pendirian pendiri Iskandar Storus pada hari Kamis (11/28/2024).

Menurut Iskandar, manfaat dari kepentingan atau deposito atau setoran keuangan keuangan juga perlu dilacak lebih dalam juga. Bukankah hanya optimal tentang harga sewa tanah atau ada hal lain.

Seperti yang dia katakan, ketika dia mengatakan kepada rambut dua tanah blus, mitra atau perusahaan swasta yang berulang kali menempati atau mendapatkan GBK PPK dan PPK Kemayoran, ikuti referensi referensi.

Oleh karena itu, Iskandar menyerukan biaya inspeksi untuk menahan praktik bisnis yang sedang berlangsung.

“Proses inspeksi umum proyek bisnis oleh PPK GBK dan PPK Kemayoran tidak selalu, mengapa tidak sejalan dengan pasar, jadi Anda tidak menerima negara,” katanya.

 

Karena menurut Iskandar, menurut informasi di lapangan, ada banyak kerja sama di daerah Blu-Blu yang berpartisipasi dalam hasil leation Blu.

“Jadi jenis pendapatan terendah dari penggunaan lahan negara-acak harus datang atau setoran ke negara, tidak terkecuali,” katanya.

Untuk alasan ini, Iskandar menyarankan bahwa inspeksi Blu-Blu harus dilakukan dalam kelompok khusus, sehingga semakin banyak pihak yang terlibat dalam pemantauan dan lebih transparan. Bahwa dia mengatakan tujuan akhir yang dikendalikan oleh properti negara menjadi lebih optimal.

Selain itu, Iskandar, penentuan perusahaan swasta yang mendominasi properti negara, juga lebih jelas dan memiliki kualifikasi yang sesuai dengan indikasi mereka.

“Jangan memberi tubuh atau bisnis yang tidak memiliki kualifikasi untuk bergabung dengan kendali. Dia harus memiliki keahlian,” katanya.

Iskandar juga khawatir bahwa jika ada tubuh sebagai perusahaan yang menjadi pemimpin yang tidak memiliki keahlian di bidangnya, itu hanya broker atau upah untuk perusahaan lain. Ini benar -benar memperluas birokrasi.

“Sebagai hasilnya, deposit negara tidak semakin optimal karena struktur tubuh atau penjual mengganggu banyak,” jelasnya.

 

Bahkan menurut Iskandar dibuat lebih tipis, Anda tidak perlu menjadi Blu, baru saja dihapus.

“Jadi perusahaan yang menerima penugasan di bawah lansekap di GBK dan daerah Kemayoran secara langsung terkait dengan Kementerian Neg. Tentu saja hasilnya lebih tinggi,” kata Iskandar.

Sebelumnya mengatakan Menteri Luar Negeri Prasetyo Hadi Hadi adalah inspeksi untuk GBK PPK dan PPK Kemayoran, karena dua blus masih terlihat sewa maksimum.

Ini berharap langkah GBK dan pendapatan Kemayoran ini dapat meningkat dalam hal status ekonomi.

“Pada mata pertama kita belajar bahwa ada perbaikan dalam pekerjaan, bahwa negara tidak mungkin, bahwa negara bagian dari perwakilan Komisi Komite Perwakilan di Parlemen, Senaya, Jawarta, Jawarta, Jawarta.

Inspeksi dan peninjauan dapat dilakukan jika kedua blus ini dikoordinasikan oleh Kementerian Neg. Menteri baru manajemen Blu PPK GBK diatur oleh Nomor Keuangan) (KefMenKeu) (KMU Make (KMUN PPK KEMAYORA terdaftar dengan nomor CapMeneu 390 / KMK.05 / 2011.

Sekretaris Negara melihat bahwa perjanjian atau perjanjian tidak dianggap memberikan kepentingan keuangan yang signifikan.

“Untuk ini kami meminta waktu cepat untuk waktu yang cepat ketika kami melakukan segalanya,” Prasetyo mengatakan kepada Komisi XIII.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *