Saham

Penerapan Intraday Short Selling BEI Dinilai Dapat Dongkrak Likuiditas Pasar

LIPUTON 6.com, Jakarta – Pengecer Thiodora Vinka Natal Manik telah berharap untuk membawa perkembangan positif di dunia pasar modal Indonesia.

IDSS memungkinkan investor untuk menjual efek yang tidak dimiliki dan harus membeli lagi pada hari yang sama.

“Pasar IDS dapat meningkatkan likuiditas dan nilai bisnis, seperti ketika investor menjual saham, mereka dapat meningkatkan jumlah operasi perdagangan dan bisnis di pasar,” “Selasa (// 1/124), Thiodora, yang diidentifikasi oleh pernyataan tertulis di Jakarta, dapat meningkat.

Diketahui bahwa Bursa Efek Indonesia (IDX) sedang bersiap untuk menggunakan Short Sailing (IDS) yang akan diterapkan pada awal 2025.

Dora juga mengatakan bahwa IDSS akan membuat pasar lebih menarik bagi pasar karena mereka mengalami dua cara di pasar, yang berarti bahwa di tempat -tempat terpanjang dan pendek, dengan menyediakan investor di lokasi yang panjang dan pendek. 

Selain itu, ID juga berperan dalam meningkatkan efisiensi dan efisiensi harga pasar. Ketika biaya nilai saham yang lebih tinggi, Anda dapat menyeimbangkan harga berlayar pendek untuk mencari harga yang wajar.

“Kuil ini merupakan kemenangan yang signifikan bahwa IDSS adalah kemenangan penting yang positif bagi investor dan pasar modal, yang dapat menyebabkan peningkatan likuiditas, didorong untuk menganalisis harga yang tepat dan dapat menciptakan dua sistem rute untuk mewujudkan bisnis yang berkembang, masuk akal dan efektif,” jelasnya.

 

 

Kehadiran ID dapat membuka perlindungan risiko atau melindungi dari portofolio investor ketika situasi pasar menurun. 

Dengan IDSS, investor dapat menjual saham dan kemudian membelinya lagi dengan biaya rendah. Namun, investor memiliki tantangan dalam menggunakan fasilitas IDS, yang berarti disiplin pembelian pada akhir hari.

“ID perlu menutup posisi pendeknya di bursa saham yang sama di bursa saham yang sama, sehingga investor harus memiliki kapasitas pemasaran pasar terkait dengan tarif yang ditentukan pemilihan saham dan laba yang tepat.”

Untuk menghadapi tantangan -tantangan ini, IDX telah mengatur karena investor belum menutup akhir hari. Dengan demikian, investor IDS juga telah menciptakan air terjun default ketika Mandir Kauprita tidak dapat memenuhi tugas mereka.

“Sementara itu, referensi juga dibuat untuk instruksi default pada IDX Foss, yang mencakup pembelian paksa, transportasi keamanan, pinjaman dan keamanan, tanggung jawab pelanggan.

Dia juga menghargai IDX dan Ozke, yang membuka tempat untuk mengimplementasikan sel pendek untuk pasar modal Indonesia dan untuk melihat aspek -aspek manajemen risiko yang rumit dan baik. Namun, masih ada hal -hal yang perlu diperkuat oleh otoritas, yaitu pinjaman dan sistem kredit.

“Di beberapa negara, penjualan yang sukses juga merupakan utang dan utang dan pinjaman yang kuat (PME), sehingga dapat diperkuat sebagai layanan investasi baru dan pengaturan di pasar keuangan Indonesia,” pungkasnya.

 

 

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (IDX) telah melaporkan 25 perusahaan sejauh ini di bagian awal pipa IDX. Dari 25 perusahaan dalam proses menawarkan penawaran asli (IPO) lima perusahaan sektor konsumen non -kinerja.

GD Nyoman Yatna, Direktur IDX I, mengatakan 39 perusahaan telah mendaftarkan saham di IDX dengan uang yang dikumpulkan oleh Rp87.8787 triliun sebelum 29 November 2024.

Pipa sekarang mengacu pada aset perusahaan POOK NUMBER 53/POJK.04/2017:

-2 perusahaan real estat skala kecil (aset di bawah miliaran RP)

-6 perusahaan real estat dengan tingkat menengah (50 miliar rp. Aset antara 250 miliar)

-17 perusahaan skala besar (Rp. Lebih dari 250 miliar aset)

Informasi Perusahaan:

-1 perusahaan di bidang literatur dasar

-3 perusahaan di sektor ekonomi konsumen konsumen

-5 perusahaan di sektor konsumen

-4 perusahaan di sektor energi

-3 perusahaan di sektor keuangan

-2 bisnis di sektor layanan kesehatan

-3 perusahaan di sektor industri

-0 perusahaan di area infrastruktur

– 3 perusahaan di sektor aset dan real estat

– 0 perusahaan di sektor teknologi

– 1 perusahaan di sektor transportasi dan transportasi

Pada saat yang sama, 124 emisi diberikan oleh 65 penerbit EBUS, yang didirikan 116,6 miliar rp, dari penerbitan pinjaman dan sekuritas kering.

“Hingga 1 November hingga 2 penerbit EB EBS dikirim dari 2 penerbit EBUS,” kata Nioman.

Klasifikasi Area Bisnis, di Lainnya:

-2 perusahaan di bidang literatur dasar

-1 perusahaan di sektor ekonomi konsumen konsumen

-0 perusahaan di sektor konsumen yang tidak

-3 perusahaan di sektor energi

-7 perusahaan di sektor keuangan

-0 perusahaan di sektor layanan kesehatan

-2 perusahaan di sektor industri

-1 perusahaan di sektor infrastruktur

-1 perusahaan di sektor aset dan real estat

-0 perusahaan di sektor teknologi

-1 perusahaan di sektor transportasi dan transportasi

 

Dalam hal hak, ada 15 rekor perusahaan untuk 29 November 2024, yang telah mengeluarkan hak dengan harga RP34.42 triliun.

“Namun 8 perusahaan terdaftar dalam masalah pipa BEI,”

Area berikut:

-3 perusahaan di bidang sastra dasar

-0 perusahaan di Konferensi Ekonomi Sektor Konsumen

-0 perusahaan di sektor konsumen yang tidak

-2 perusahaan di sektor energi

-0 perusahaan di sektor keuangan

-2 bisnis di sektor layanan kesehatan

-0 perusahaan di sektor industri

-1 perusahaan di sektor infrastruktur

-0 perusahaan di sektor aset dan real estat

-0 perusahaan di sektor teknologi

-0 perusahaan di sektor transportasi dan transportasi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *