Saham ADRO Anjlok di Akhir November 2024, Ada Apa?
LIPUTAN6.
Promosi Pt Alamri Resources Indonesia TBK (ADRO) atau sebelumnya bernama Pt Adaro Energy Indonesia TBK, perdagangan pada hari Jumat, 29 November 2024, ditutup 24,8% menjadi 2760. Saham ini turun menjadi 2080 dari level 3750.
Saham dilemahkan di beberapa titik setelah Adro mengumumkan faktor konversi dan jumlah distribusi tambahan dari dividen tunai akhir.
Mengacu pada pengungkapan informasi di Bursa Efek Indonesia (IDX), Pt Alamri Resources Indonesia TBK menetapkan persentase rata -rata Indonesia pada 18 November 2024 15.888 rupee dolar AS yang terkait dengan nilai tukar yang digunakan untuk pendaftaran tambahan.
Distribusi dividen disepakati di Majelis Umum Perusahaan (GMS) pada 18 November.
“Dengan demikian, jumlah total dividen tunai tambahan, yang akan didistribusikan oleh perusahaan untuk mata uang Rupia, berjumlah 41,77 triliun rupee,” kata Pt Alamri Resources Indonesia TBK, Mahardik Putrono, dalam sebuah pernyataan oleh Pt Alamri Resources.
Distribusi dividen adalah 30 758 665 900 juta cm dan setara dengan 1.358,18 rupee per saham.
Mahardik mengatakan dia tidak memiliki dampak signifikan pada informasi ini tentang kegiatan bisnis, hukum, kondisi keuangan atau kesinambungan bisnis.
Data Pasar Selama periode 25-29 November, 2024 Variy. Harga untuk saham kompleks (CSPI) selama periode ini telah berubah sebesar 1,13%menjadi 7.114 266 dari 7195 565 minggu lalu.
Selama seminggu, biaya harian rata -rata dari bursa saham meningkat 35,53% menjadi 13,45 triliun rupee dari 9,93 triliun rupee minggu lalu.
Volume harian rata -rata transaksi pasar saham selama minggu ini juga meningkat sebesar 31,23% menjadi 26,10 miliar saham dari 19,89 miliar saham minggu lalu.
Frekuensi harian rata -rata pasar saham meningkat 3,27% menjadi 1,14 juta kali lebih tinggi dari transaksi dibandingkan dengan 1,10 juta kali pekan lalu. Namun, kapitalisasi pasar pertukaran telah berubah 0,43% menjadi 12.000 triliun rupee dari 12.053 triliun rupee minggu lalu.
Lalu lintas investor asing pada hari Jumat (11/29/2024) mencatat penjualan bersih 1,89 triliun rupee dan selama 2024, investor asing mencatat pasar bersih untuk 21,56 triliun rupee.
Berikut adalah keuntungan terbaik dan pecundang terbaik pada 25-29 November 2024:
Laba Tertinggi:
1. Jihd meningkat sebesar 94,98% menjadi 2720 dari 1395 minggu lalu.
2. INPC meningkat sebesar 73,02% menjadi 436 posisi dari 252 minggu lalu.
3. Voxy meningkat sebesar 66,15% menjadi 324 posisi sejak 195 minggu lalu.
4. ECII meningkat 63,30% menjadi 356 kursi dari 218 pos minggu lalu.
5. DPUM meningkat sebesar 29,63% menjadi 70 posisi dari posisi 54 minggu lalu.
6. Kota meningkat sebesar 28,00% menjadi 160 posisi dari 125 minggu lalu.
7. BKSW meningkat 24,64% menjadi 86 posisi dari posisi 69 minggu lalu.
8. SSMS meningkat sebesar 22,82% menjadi 1265 dari 1030 minggu lalu.
9. BRNA meningkat sebesar 21,68% menjadi 870 kursi dari 715 minggu lalu.
10. ASBI meningkat sebesar 20,35% menjadi 680 posisi dari 565 minggu lalu.
Pecundang terbaik:
1. Kerinduan dikurangi sebesar 44,74% menjadi 84 posisi dari posisi 152 minggu lalu.
2. Hadro menurun sebesar 44,53% menjadi 2 080 dari 3750 minggu lalu.
3. Suri turun sebesar 41,86% di tempat ke -50 dari 86 kursi minggu lalu.
4. Kelas dikurangi sebesar 31,18% menjadi 117 posisi dari 170 minggu lalu.
5. Perahu dikurangi 27,50% menjadi 232 dari posisi 320 minggu lalu.
6. LMPI menurun 25,82% menjadi 135 posisi dari 182 minggu lalu.
7. SKRN menurun sebesar 24,38% ke posisi 366 dari 484 minggu lalu.
8. Doss menurun 22,56% menjadi 254 dari posisi 328 minggu lalu.
9. SDPC menurun 22,54% menjadi 134 posisi dari 173 minggu lalu.
10. Perspektif dikurangi sebesar 21,85% menjadi 236 dari posisi 302 minggu lalu.