Turis Korea Selatan Meninggal Dunia Usai Diving di Kawasan TN Komodo Labuan Bajo
Laspan6.com, Jakarta Sorry News dari Llabuan Bajo. Peneliti dan Penyelamatan Personil (SAR) melarikan diri dari Taman Asing (Alien 19th (Tiss 19 September 2024.
“Turis bernama Park Sung Bae (49) adalah laki -laki,” nenek kakek
Dia melanjutkan bahwa pada pukul 15:30 korban ada pada situasi dan melaporkan bahwa itu tidak akan pernah melupakan setelah menyelam. Lihat situasinya, kru kapal Mmiara Pinisi yang telah mengambil korban untuk memanggil kelompok SAR.
Undang -undang bisa mendapatkan laporan langsung ke ruang yang menggunakan peralatan berharga (Aluth) 500 pk. “Pada pukul 17:00, SAR Group Wita telah bertemu KM Mutiara dan menemukan korban yang dilaporkan,” jelas Ridwan.
Selain itu, mayat turis SeMean segera melarikan diri dari tim SAR segera ke pelabuhan Labo Marina dan tiba di 17:45 Wita. “Korban dibawa ke Rumah Sakit Silo Saulo dengan bantuan ambulans Labo KKP,” katanya.
Situasi yang sama masih terjadi di Labian Bajo bulan lalu. Ujung Pemasaran dan Penyelamatan (SAR) Orang asing yang meninggal di pantai di pantai, TNT Mangarai Regeny, NT.
“Turis Selandia Baru bernama Lim James Ho Fu (62) pria yang mati Bajo shower Bajo, Minggu 11, 2024, 2024, oleh Antonara.
Dia mengatakan korban itu dengan wisatawan lain yang bepergian oleh Latuan Bajo untuk menggunakan kapal pinisi yang disebut “Cahayla Yojia”. Hingga pantai di pantai di pantai Labo, katanya, korban mandi tetapi korban masih ingin berenang di pantai.
Korban kemudian berenang dari pantai kapal di pantai Labo. “Setelah mencapai akhir pingsan) tetapi orang itu dikritik,” katanya.
Ini menjelaskan bahwa kelompok SAR yang menerima informasi segera untuk situasi dan tiba sekitar 10,50 Wita. “The group has escaped and after arriving at Labo Marina Ports in the garage from Labo Port Bajo Port Bajo Port Bajo Port Bajo Port Bajo Port Bajo Port Bajo Port Bajo Port Bajo Port Bajo Port Bajo Port Bajo Port Bajo Port Bajo Port Bajo Port Bajo Port Bajo Port Bajo Keywords: port bajo port bajo port bajo port bajo bajo port bajo port bajo port
Di sisi lain, Penerbangan Penerbangan Pertama AirAsia Kuala menyelesaikan Lumpur – Penumpang Labas A320 dari Malaysia dan 153 penumpang di Latua Labo. Ini telah menjadi penerbangan global pertama ke salah satu situs sebelum Superist (DPSP).
Pertunjukan ini ditemukan oleh Menteri Pariwisata dan menciptakan perusahaan (Menskerap) Sandiaga Uno. “Saya menyambut penumpang dari Malaysia dalam jutaan penerbangan labougural Bajo,” Sandi
Pemimpin pemimpin AirAsia untuk Fareh Mazputtra mengatakan bahwa Diorea Lumpur melambangkan langkah penting di Indonesia yang tumbuh di Indonesia. Dia mengatakan “kami berjanji untuk mendukung Luantan Bajo adalah kelas global untuk pelancong di seluruh dunia,” katanya.
Tanggal Indonesia adalah salah satu industri terpenting untuk masc -nya. Saat ini, ada 28 suhu pencahayaan penerbangan yang terhubung ke penonton dan Indonesia dengan lebih dari segmen koneksi lokal dan mendukung tur lokal.
Dikatakan, “Kami masih menunggu untuk memperluas jaringan kami dengan bersiap untuk mengeksplorasi pengembangan langsung Malaysia dan Indonesia di dekatnya,” katanya.
Layanan Penerbangan Airasa Labuan Bajo-Malaysia Kapasitas 180 Penumpang. Proses ini telah direncanakan tiga kali pada hari Selasa, Kamis dan Sabtu memiliki diskon untuk penumpang yang menggunakan layanan cuaca.
Ras Barat Edistasius Endi mengatakan bahwa penerbangan harus membuat perusahaan di Mangarai Barat, terutama Lab Million. Di sisi lain, kepala kantor Komodo di bandara (UPBU) menunjukkan dan menunjukkan rencananya untuk mendukung lingkungan kerja internasional.
“Sejak transportasi nomor 31 pada tahun 2024 sebagai bandara di Indonesia, kami secara bertahap menyesuaikan pekerjaan internasional Indonesis Indonesia dan mitra lain yang berlaku untuk mengembangkan warga berkualitas tinggi dan nyaman untuk dikunjungi, Cepy.