THE DESIGN WEB

Seputar berita tentang liputan nusantara

Regional

Warga Suka Pedas, Jabar Gelontorkan Miliaran Rupiah untuk ‘Beli’ Cabai Rawit per Tahun

Libudon 6.com, Bandung – Bandung – 12 item makanan utama di Jawa Barat, Sekretaris Regional Herman Suryatman, melewati delapan dari mereka, sementara empat kekurangan, termasuk Pepper Kain.

Menurut Hermann, konsumsi lada Kain di Jawa Barat mencapai 42.000 ton per tahun, tetapi output hanya mencapai 35 ton, yang menyebabkan kekurangan 7 ribu ton.

“Bayangkan, kami menghabiskan sekitar RP329 miliar setiap tahun. Kami benar -benar dapat menempatkan diri mereka di halaman untuk memenuhi persyaratan lada Kain. Desa -desa di Jawa Barat harus siap menjadi ruang berdaulat.” .

Untuk alasan ini, Herman mengundang semua kelompok sosial untuk menggunakan halamannya untuk menanam cabai. Herman menambahkan bahwa jika ada setiap rumah di desa Kain Chili, kemampuan untuk menyelamatkannya sangat signifikan.

Mempertimbangkan bahwa ada 1.000 kepala keluarga di setiap desa, konsumsi Pepper Cayen setiap bulan adalah 150 juta rp. Jika Anda berlipat ganda dengan 12 bulan, dalam setahun, sebuah desa sekitar 1,8 miliar rp.

“Dengan total 5.311 desa di Jawa Barat, Anda dapat menghemat hingga 9,5 triliun RB setiap tahun,” jelasnya.

Herman menekankan pentingnya perubahan spiritual dalam masyarakat dalam ketersediaan tanah, meskipun itu adalah sektor rumah.

Hermann mengundang pemimpin desa dan pemimpin desa untuk mengubah Hari Desa Nasional menjadi kekuatan pendorong untuk mengembangkan kebebasan pangan.

“Kami tidak perlu ABBD atau ABPN. Perlu bertekad untuk memulai, dan kembali dan berani. Mulai dari langkah -langkah kecil seperti paprika tebu yang tumbuh. Jadilah tidak biasa, luar biasa, bicaralah dengan” Herman “.

 

Bay McMamin, yang bekerja pada Hari Desa Nasional di Jawa Barat (Jawa Barat), membintangi pada hari Selasa (1/14/2025), yang memainkan dua tempat, Subang Reigensi dan Samethang Reigensi.

Bay berpartisipasi dalam Hari Nasional Desa di Subbang, dimulai dengan Festival Kontribusi Indonesia di Desa Sisat di Distrik Seador.

Bay McMamin percaya bahwa Hari Desa akan digunakan sebagai kekuatan pendorong untuk mencerminkan pencapaian pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan komunitas desa.

Bay berkata, “Kami akan mempertahankan, meningkatkan, meningkatkan, partisipasi aktif, dan pekerjaan nyata dari kualitas hidup desa melalui berbagai proyek dan kegiatan.”

Saat ini, di Jawa Barat, tidak ada desa dalam situasi sulit. Dari 5.311 desa, hanya 2.448 independen, 2.355 desa maju dan 508 desa yang tumbuh diklasifikasikan.

Menurut Bey, pencapaian ini didasarkan pada kerja sama dan inovasi semua pihak yang terlibat. “Alhamdula, berkat kerja sama dan inovasi partai yang berbeda, sekarang tidak ada desa yang dikembangkan dan tidak jauh di belakang di Jawa Barat,” katanya.

Bay percaya bahwa 508 desa yang dikembangkan di bawah kepemimpinan Gubernur Terpilih Jawa Dedi Muliyadi West dapat maju dan menjadi mandiri.

“Hanya 500 desa yang masih tumbuh. Saya berharap desa yang sedang berkembang menjadi desa yang mandiri dan maju, yang dipimpin oleh Teddy Muliyati,” katanya.

 

Bay Machormin menekankan pentingnya desa sebagai akar kekuatan bangsa. Baginya, desa ini tidak hanya menjadi pusat kehidupan sosial, tetapi juga pemasok utama sumber daya alam dan makanan.

Pay mengatakan pemerintah Java barat akan mencoba menciptakan dan meningkatkan infrastruktur yang ada di desa.

“Pemerintah terus -menerus berusaha membangun infrastruktur dasar, meningkatkan transportasi pedesaan dan menyediakan fasilitas publik skala penuh. Desa dengan akses yang baik ke sosial dan ekonomi, dengan demikian lebih makmur,” kata Bay Bay.

Infrastruktur yang baik, seperti mengangkut desa, akan membantu desa -desa tumbuh secara sosial dan ekonomi, sehingga masyarakat dapat hidup lebih makmur.

Selain mengembangkan infrastruktur, Bay menekankan pentingnya meningkatkan desa dalam meningkatkan energi lokal, terutama di sektor pertanian dan UMKM.

“Pemerintah berkomitmen untuk mengintegrasikan ekonomi pedesaan melalui pelatihan keterampilan, modal dan kerja sama dengan aktor bisnis. Dengan mempromosikan MSM dan mengoordinasikan produk lokal di pasar yang besar, desa akan mencapai kebebasan ekonomi yang kuat.”

 

Pada kesempatan ini, Bei Macmamin, bersama dengan para menteri, meninjau jabatan “Kema Desa” untuk meluncurkan “Kema Desa” (gerakan keamanan pangan Gram) untuk meningkatkan keamanan pangan di tingkat desa.

Tanah pedesaan di Siberium Kulon digunakan sebagai optimal dengan mengelola jagung, serta mengelola pembiakan unggas dan domba, yang merupakan sumber utama komunitas lokal.

“KEMA DESA KEMA VILLAGE” diharapkan menjadi manifestasi kuat dari komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan desa. Bay mengatakan bahwa gerakan ini memiliki dua fitur strategis: stabilitas dan penguatan ekonomi.

Pay mengatakan, “Desa ini seperti pusat produksi pangan, yang dapat memberikan makanan yang memadai, bergizi dan stabil. Gerakan ini mendukung stabilitas organisasi lingkungan desa tetapi juga kekaisaran ekonomi. Pengorbanan masyarakat setempat.”

Desa Desa Gulon adalah kekuatan pendorong yang penting untuk memperkuat peran desa dalam mendukung ketahanan pangan nasional 2025, sambil memberikan hak untuk menjadi lebih mandiri dan makmur bagi komunitas desa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *